Jumat, 05 Oktober 2012

Kebahagiaan itu datang kembali!

Bagaimana aku mengungkapkannya?
kebahagiaan ini benar benar sebuah keajaiban untukku! ya memang sebuah paket keajaiban yg tak kuduga datangnya.

Tuhan benar benar adil padaku. Sungguh aku sangat menikmati kebahagiaan ini. Keajaiban yang sangat aku syukuri. Segalanya telah direncanakan oleh Tuhan untukku.

Kebahagiaan ini memang milikku. Tapi kurasa akan lebih membahagiakan jika aku membagikannya. :)

Mungkin kemarin adalah hari yang sangat apaya menurutku itu... sangat menyedihkan iya dan menyakitkan pun iya. Bagaimana tidak, seorang yg amat kusayangi memutuskan tali yang sudah terikat dengan sangat kuat. Dan aku berpikir tali itu tidak mungkin bisa terikat kembali menjadi untaian yang sangat indah.
Tapi kurasa Tuhan memang sangat menyayangi hamba-Nya.
Coba pikirkan tali yg sudah benar benar putus dapat kembali terikat dengan kuat dengan sendirinya. Bukankah itu sebuah keajaiban? kupikir iya.

Terimakasih Tuhan atas paket keajaiban yang kau berikan :)

I really..

Apa nama lain dari semua ini? Tolong beritahu aku!

Aku tidak dapat mengatakannya, sangat menyedihkan. Aku bahkan tidak bisa menenangkan pikiranku bahkan mengerjapkan mata untuk sesaatpun sangat sulit. Sangat sulit!Benar benar sakit. Tapi bagaimanapun airmata ini terus mengalir
, itu tidak akan mengubah apapun lagi. Aku tidak bisa membalasnya, terlalu kaku untuk menggerakan jemariku. Bahkan melihat pesanmu saja aku sangat sedih. :'(

This Final!

Sakit? ya! sudah pasti!
Hancur? jelas!
Tapi ini memang sudah kehendak Tuhan. Semoga bahagia ya dengan keputusan 'itu'.
Maaf untuk selama ini, mungkin salah aku sangat banyak padamu, tapi aku ingin mengatakan TERIMA KASIH untuk 8 bulan yg membahagiakan ini, sungguh aku ingin berterimakasih untuk itu. Mungkin aku tidak bisa membalas semua kebaikanmu itu, tapi aku akan selalu berdoa untukmu.
"Maaf" mungkin tidak cukup untuk menyelesaikan semuanya apalagi membuat semua "itu" kembali. Tapi yg jelas perasaan ini tidak akan berubah untukmu.
Bagaimana untuk kedepannya? Aku tidak bisa menjawabnya.
Luka yg aku bubuhkan padamu, aku minta maaf untuk itu. Sungguh aku benar benar minta maaf. Hanya perlu berdoa dalam keadaan seperti ini.


Setelah mencicipi kebahagiaan denganmu, kemudian mendapatkan pahit yg luar biasa. Kurasa Tuhan memang adil untuk segalanya. Awalnya berbau manis dan pahit pada akhirnya. Tapi mungkin ada rencana lain dibalik semua ini.
"Menunggu", benar menunggu? aku tidak yakin dengan kata itu.
Belajar dari hal yg telah dialami, dan terjatuh pada kesalahan yang sama. Bukankah itu Pecundang? Ya!
Aku kah itu? kurasa iya!

Jangan memikirkan perasaanku, aku justru sangat mengkhawatirkan bagaimana keadaan hatimu saat ini. Maaf aku tidak bisa berbuat banyak untukmu, aku berpikir aku bukanlah perempuan yang baik untukmu. Tapi diluar sana sangat banyak perempuan yg lebih baik dariku yang mencintaimu.
Merelakan? sulit mengucapkan kata itu, benar benar sulit bagiku. Berusaha untuk kuat, ya! karna aku masih memiliki banyak energi untuk bertahan dari semua ini. Aku memiliki benteng untuk hatiku, aku tidak apa :')
Dan mungkin, ini sudah waktunya.. Aku hanya bisa mencintaimu dalam hatiku, ya! emcintaimu dalam hati sebagaimana aku mencintai diriku sendiri.

Aku benar benar minta maaf untuk semua ini, Chagi.
:')